Arsip Kategori: diary if-ers

catatan harianku sebagai anak informatika >.<

Catatan Seorang Informatikawan (eh, Informatikawati)

Sebenernya ini pernah dipublish di myQ. Dulu kondisinya juga kaya gini, hehe…
Sebenernya ga pake istilah IF bgt bgt c (gampang kbaca koq), coba aja baca ;)
Ini bait-bait melow (fufufu):

Sejenis Rasa

ternyata ia tidaklah sesederhana angka 0 dan 1
ternyata enkripsi pun belum cukup menandingi kerumitannya
ia tak bisa di-archive dalam zip maupun rar

apa sih ia?
mungkin sejenis rasa
yang bisa membuat seseorang tersenyum saat membaca puisi ini

(tersenyum karena ga ngerti apa yang kumaksud :D )


iseng banget c, chie? *awak pun tak paham… :p
hiburan selingan, hehe, setelah inget2 lagi seminar TA2 kmaren

catatan ekstra telat terbit (1): Diary Programmer

oci udah mulai jenuh, tapi selama liburan ini ia memang melalaikan tugas besarnya bikin job scheduling. partnernya si blacky (nama kompinya) udah bosen ngompile bagian yang itu-itu juga. sudah hampir sejam oci memandangi layar hitam bin command prompt yang udah dibikin path ke compiler favorit anak if itb: “MinGW/bin/”

oci mengerutkan dahi. bagaimana mungkin si partner bilang yang salah adalah library-nya? aneh, dimana2 juga library yang udah ada tuh tinggal dipake… oci tetap berjuang memahami bahasa si partner. “halo?? kenapa kamu, blacky? masakah karena ada virusnya?”

alhamdulillah. akhirnya oci tahu kesalahannya apa. apa coba? hanya karena yang diniatkan jadi komentar di halaman berextensi “.c” itu tidak punya tanda “/” di awal kalimatnya. haha, lucu sekali, padahal ini bukan pertama kalinya oci mengalaminya, tapi tetap saja proses mencernanya sama lamanya dengan pengalaman pertama.

mungkin bagi anak if kejadian-kejadian sejenis itu sudah mendarah daging. hanya karena kurang satu tanda dalam program, bisa fatal akibatnya…

sama seperti membaca Al-Quran, jika huruf qa dan ka (haduh, gimana nulis arabnya di sini) tertukar, maka qul yang artinya “katakanlah” bisa menjadi kul yang artinya “makanlah” atau saat qta menyebut ‘adzabun aliim (pake alif) menjadi ‘adzabun ‘aliim (pake ‘ain), sama saja qta mengubah satu kalimat “azab yang pedih” menjadi “azab yang mengetahui”. nah, lho??

itulah alasannya menteeku PL07 di AAEI semester lalu sampai sekarang ingin memperbaiki tahsin (bacaan tilawahnya)… salut dengan semangat mereka! meskipun akhirnya, dengan berat hati ci pindahkan mereka ke “tangan” Elih. yah, dengan berat hati, karena ci sudah memegang dua binaan di SMA dan ITB. yup, semester ini oci mau balik lagi ke almamater. kangen rasanya ketemu masjid, mushala akhwat, sekre, koridor, aula, dll :)

back to topic, maaf nih meleber, ci tersentuh juga dengan kalimat, “code is not everything, but we can code anything” yang ada di kaos angkatan if 2006. ci menyadari itu bukan hanya saat ngoding, tapi juga dalam kehidupan. ibarat program, hidup pun sebenarnya punya solusi baik itu berupa prosedur maupun fungsi (halah, ampun si oci). terkadang qta mendapatkan nilai kembalian (fungsi) atau sekedar perubahan diri/ kedewasaan (prosedur yang punya parameter output) atau tidak ada sesuatu apapun selain memperlihatkan sesuatu (prosedur yang mengeprint sesuatu).

di luar kemampuan qta bisa “code anything” itu, meski memang bikin mindset kaya yang di “the secret” ada benernya, tapi secara fitrah (alami, naluriah), qta pasti meyakini ada suatu Dzat yang mengatur apakah qta berhasil mendapat tujuan dari code yang qta lakukan atau tidak. “karena pena telah diangkat dan tinta telah kering…” yang bisa qta lakukan adalah berikhtiyar. ya, hanya itu!

saat program yang qta rancang tidak berjalan sesuai keinginan qta dan qta teringat suatu konsep bahwa tidaklah baik saat orang lain bisa mengerjakan lebih cepat dan qta lebih lemot atw telmi, apakah teman2 mau berhenti? berhenti untuk memahami karena merasa sia2 dan buang waktu? memang benar jika ada yang bisa qta lakukan dan lebih berarti, tapi jika qta tetap bertahan pun, itu tidak salah. yakinlah, ada buah kesabaran untuk qta.

desember 2008 (liburan akhir tahun di rumah)

ARKAVIDIA!!!

waduh, ternyata progressnya lumayan dahsyat. eh, ralat: alhamdulillah… senengnya! ayo maju hmif! mudah2an lebih sukses acara gedenya dari acara gede jurusan laen. maaf ya2, maklum sempet ngilang kemaren kayanya…

langsung aja, bwt pengunjung blogku, inilah persembahan HMIF (tidak! aku bukan plagiator! apa si, ci?): ARKAVIDIA

dateng dan ramein, yo! wah, yang ngomong harus lebih bener2 ni…

Fren2, Qta Bakal Mule Seebook neeeeeeh

udah masuk kuliah, udah lama ga ngeblog, udah lenyap beberapa saat di dunia maya… huhu, bersiaplah akan “berdarah-darah” semester ini!  hehe, xtrem bener…

ARKAVIDIA keep progress, yo! ada iklan di dunia mayanya, ga? sini sini, biar ku-link juga!

semester ini ci pengen mperbaiki akademik juga ah… kayanya seru ya kuliah2 semester ini. jadi semangat, hehehe… temen2, klo mau liat catetanku dan melengkapinya (dengan senang hati, tanpa unsur paksaan), kunjungi blog baruku! ohy, Inas (sang aggregator), gimana klo yang diaggregate blog baruku aja?

hooo, tapi kayanya semester ini ternyata kampus qta punya banyak agenda:  pemira KM ITB,  pemilihan rektor (eh, taun ini bener ga, ya? atau cuma isu), persiapan SPMB dan kepanitiaannya, dll.

Hwaa… Apa Ini???

Tiba2 blog ini di agregate blognya if06… chie belom siap untuk terkenal, hehe…

Sebenernya blog yang ingin dipublish adalah blogku yang terbaru yang di blog.stei, tapi gapapalah yang sementara ini aja dulu yang dipublish cz yang baru masih kosong.

“Hwaa… Apa Ini???” yang jadi judul postingan sekarang sebenarnya agak kurang nyambung dengan kontennya. Cuma kaget aja tiba2 dapet ini itu (klo hari ini mule dari liat milis, agregate blog, dan puncaknya satu sms berisi…)

Bismillah, meski kaget terus2an, ga bole diem and stagnan… OCHIE BISA!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.