Wasiat Ramadhan Rasulullah
Ada yang tahu derajat hadits ini? Hmmm, kontennya bener2 kena^^
‘Ali bin Abi Thalib r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda menjelang Ramadhan:
“Wahai sekalian manusia! Sungguh telah datang kepada kalian Bulan Allah yang membawa berkah, rahmat, dan ampunan. Bulan yang paling mulia di Sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.
Inilah bulan ketika Anda diundang menjadi Tamu Allah dan Dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ‘ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabb-mu dengan niat yang tulus dan hati yang suci, agar Allah Membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat Ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di Hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum faqir dan miskin. Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jagalah lidahmu, tahanlah pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan juga pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anakmu yang yatim.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu, karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Memandang Hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia Menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, Menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan Mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan Istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah, Allah Ta’ala Bersumpah dengan segala Kemahabesaran-Nya, bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di Hadapan Rabbal-‘Alamin.
Wahai sekalian manusia! Barangsiapa di antaramu memberi makanan berbuka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di Sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia Diberi Ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian?” Rasulullah lalu meneruskan:) Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma, jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.
Wahai sekalian manusia! Barangsiapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Shirathal-Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan Meringankan Pemeriksaan-Nya di Hari Kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan Menahan Murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan Memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahim) di bulan ini, Allah akan Menghubungkan dia dengan Rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan Memutuskan Rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunnah di bulan ini, Allah akan Menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu, baginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 kali shalat fardhu pada bulan-bulan yang lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan Memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan (kebaikannya) meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatamkan al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga Dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabb-mu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.
(‘Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah, ‘amal apa yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi:) Ya Abal-Hasan! ‘Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang Diharamkan Allah.”
–
Ditulis ulang oleh Ahmad Setiawan TL06 pada sebuah milis;
dikutip dari Majalah “Hidayah” Tahun 10 Edisi 120;
sumber: “Puasa Bersama Rasulullah” oleh Ibnu Muhammad, Penerbit al-Bayyan
Posted on Juli 31, 2011, in ramadhan qta. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)